Lelah Jadi Lillah
Kau tak perlu lagi menyebutnya di dalam do'a,
Sungguh di telah bahagia, tanpa do'a mu sekalipun.
Kini biarlah do'a-do'amu mengangkasa,
Bertarung di langit tanpa nama khusus,
Hanya meminta yang terbaik dari yang Maha baik.
Semakin hatimu ikhlas
Semakin mudah kamu menentukan jalannya.
Dewasa itu menyakitkan!
Otak diperas, Hati ditikam
Jam tidur tak beraturan
Mood berantakan
Over thinkingan
Namun, bibir dipaksa tersenyum dan hati dipaksa bertahan.
Ada banyak sekali orang di luar sana
Yang setiap harinya berdo'a
Agar bisa berada di posisi seperti kamu saat ini,
Jadi bersyukurlah!
Di saat sabar menjadi sadar, peduli menjadi diam
Disitulah kamu akan merasa terbebaskan.
Tetap menjadi manusia versi terbaikmu setiap hari.
Badan boleh lelah, tapi hati jangan pernah menyerah.
Sungguh di telah bahagia, tanpa do'a mu sekalipun.
Kini biarlah do'a-do'amu mengangkasa,
Bertarung di langit tanpa nama khusus,
Hanya meminta yang terbaik dari yang Maha baik.
Semakin hatimu ikhlas
Semakin mudah kamu menentukan jalannya.
Dewasa itu menyakitkan!
Otak diperas, Hati ditikam
Jam tidur tak beraturan
Mood berantakan
Over thinkingan
Namun, bibir dipaksa tersenyum dan hati dipaksa bertahan.
Ada banyak sekali orang di luar sana
Yang setiap harinya berdo'a
Agar bisa berada di posisi seperti kamu saat ini,
Jadi bersyukurlah!
Di saat sabar menjadi sadar, peduli menjadi diam
Disitulah kamu akan merasa terbebaskan.
Tetap menjadi manusia versi terbaikmu setiap hari.
Badan boleh lelah, tapi hati jangan pernah menyerah.


Komentar
Posting Komentar